Rumpun Duri Ranupane (3) Perkenalan mereka singkat. Bunga itu menyembul di antara semak di pinggir telaga Ranupane. Menebarkan pesona hingga memikat rasa suka di mata siapapun yang melihat. Ilalang menghampiri. Dia tak memperdulikan rombongan temen-temannya yang telah jauh meninggalkan dia, menuju kendaraan yang akan membawa mereka kembali ke Malang. Ia berniat mengambil dan menanamnya nanti […]
Featured Posts
Mahameru III : Reaching The Summit At Dawn Reaching The Summit At Dawn pos terakhir nge-camp di Arcopodo akibat hujan kemarin jadi pada masuk angin..dipasangin...
Mahameru II : perjalanan Ranu Kumbolo - Arcopodo Reaching The Summit At Dawn humm...sampai juga di bumi perkemahan Ranu Kumbolo pinggir telaga bisa didirikan camp...tapi...
Mahameru I :perjalanan Ranupani - Ranu Kumbolo Reaching The Summit At Dawn peta gunung semeru :ketinggian, jarak tempuh, perkiraan waktu peta jalur pendakian gunung semeru keindahan...
Mayan Photography Mayan Photography Related...
Yank..hujan turun lagi Antara Benci Dan Rindu oleh: Ratih Purwasih Yang… Hujan turun lagi dibawah payung hitam kau berlindung Yang… ingatkah kau padaku dijalan...
Category : cerpen
Rumpun Duri Ranupane (4) Mobil-mobil 4 WD mulai melaju beriringan. Pandangan Ilalang tak hentinya mencari-cari berharap masih menemukan lelaki yang menolongnya di pinggir telaga. Harapannya terkabulkan. Lelaki itu melambaikan tangan menghentikan mobil. Mendekati Ilalang. Tampangnya kini jadi lucu dengan plester besar di pipi menutup lukanya. “Ikut numpang sampai bawah ya” katanya “Aduh sudah penuh, mas..enggak […]
Category : cerpen
Rumpun Duri Ranupane (5) Tetapi tidak, namanya Danny! Waktu berlalu bagi Ilalang. Menyisakan lembar-lembar diary yang mesti ditulisi lagi. Pada acara festival musik di kampusnya kembali dia menemukan lelaki misterius itu. Wajahnya yang masih ia hafal ada di antara kerumunan penonton. Ilalang tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengulangi kesalahannya. Ia datangi lelaki itu sekaligus memulai alur […]
Rumpun Duri Ranupane (6) Kira-kira satu bulan Danny tak datang. Makin membuat hati Ilalang kering kerontang. Ia tak hendak ke rumah Danny atau menghubungi lewat telepon. Biarlah semua berjalan menurut alurnya. Ia tak terlalu berharap terhadap lelaki itu. Tetapi sanggupkah ia membohongi hati kecilnya? Ia sangat butuh kehadiran Danny. Ia tak malu untuk menangis di […]
Rumpun Duri Ranupane (7) Tengah malam bergulir satu jam yang lalu. Ilalang berdiri di teras pondokan. Tak sedikitpun rasa kantuk merayapi gadis itu. Memandang ke arah telaga Ranupane yang hanya terlihat kilat-kilat airnya tertimpa sinar pucat rembulan. Segalanya berakhir. Seperti jatuh di jurang dalam. Ilalang serasa dihempaskan oleh kekuatan yang ia tak mampu melawannya. Dia […]


