Ular Raksasa Melilit Badan Bus

Category : hai dunia, potret

Tak terbayangkan, seandainya berada di dalam bus yang dililit oleh ular raksasa. Wow….besar sekali!!


Gambar di atas adalah karya advertising komersial ‘Snake Bus’ by Bates Y&R advertising agency for Copenhagen Zoo company in Denmark.

Link Home

Mengerikan Sekali, Lelaki Ini Bergulingan Di Tumpukan Duri Tajam

Category : hai dunia

Data             :  no
Place           :  unknown
Date             :  unknown
Comment     :         -

Terlihat sangat aneh! Apakah ada yang tahu kenapa orang ini melakukan hal yang sungguh mengerikan? Bergulingan di tumpukan duri-duri tajam. Lihat sepertinya dia sangat kesakitan! Mengapa Orang2 di sekelilingnya hanya menonton? Apakah ini ritual keagamaan?












link Home

Bisakah Kamu Menebak, Gambar Ini Lukisan Atau Foto Digital?

Category : hai dunia, potret

Amati yang jeli ya…. ckckck….semua mengagumkan dan indah. Bisakah kamu menebak, gambar-gambar ini lukisan atau foto digital?













Ini adalah lukisan cat minyak ‘photorealism’ hasil karya Roberto Bernardi. Seniman ini  lahir di Todi, Italia  pada 18 Mei 1974. Roberto Bernardi banyak menghasilkan lukisan yang terlihat benar-benar nyata seperti hasil dari foto digital.

link Home

seorang Gadis ataukah hanya sebuah Boneka

Category : hai dunia

seorang gadis yang di make-up seperti boneka, atau… sebuah boneka yang menyerupai sorang gadis…??
tapi……yang jelas ini cantik ya





Link home

Casu Marzu, keju busuk dengan ribuan belatung. Hanya boleh dimakan ketika belatung-belatungnya masih hidup

Category : hai dunia

Casu marzu dibuat dari keju Pecorino, keju tradisional dari Sardinia yang terbuat dari susu domba. Keju ini dibuat dengan menggunakan larva dari lalat keju (termasuk keluarga Piophila casei). Lalat keju dibiarkan hinggap dan bertelur di atasnya. Telur-telur itu kemudian menetas dan mengeluarkan belatung yang mencerna keju Pecorino. Belatung-belatung tersebut memproduksi enzim yang melakukan proses fermentasi dan menyebabkan lemak dalam keju membusuk.

Casu marzu memiliki rasa yang tajam dan tekstur yang sangat lunak. Satu potong keju casu marzu dapat dipenuhi dengan ribuan belatung hidup. Menurut warga lokal Sardinia, casu marzu hanya boleh dimakan ketika belatung-belatungnya masih hidup. Ketika belatung-belatung tersebut mati, casu marzu menjadi busuk dan beracun untuk dikonsumsi manusia.

Keju ini dianggap berbahaya dan tidak menyehatkan sehingga dinyatakan ilegal karena tidak memenuhi standar kesehatan Uni Eropa. Casu marzu dilarang oleh hukum kesehatan Italia dan tidak diperbolehkan dijual di toko-toko. Keju ini hanya dapat ditemukan di pasar gelap di Sardinia.

Walaupun dinyatakan berbahaya bagi kesehatan namun penduduk di Sardinia telah mengkonsumsi casu marzu selama beratus-ratus tahun tanpa ada keluhan. Bahkan keju ini sering dihidangkan pada acara khusus seperti pesta ulang tahun, pesta bujang, dan pernikahan. Menurut penduduk lokal, keju ini merupakan aphrodisiac atau perangsang nafsu.

Gembala-gembala di daerah pegunungan di Italia memproduksi keju ini dalam jumlah kecil untuk dijual di pasar gelap. Keju-keju ini hanya dijual kepada pelanggan yang dipercaya karena terdapat denda bagi yang menjual ataupun menyajikan keju ini. Casu marzu biasanya disajikan dengan roti khas Sardinia yang disebut pane carasau dan anggur merah yang tajam yaitu Cannonau. Pelindung mata sebaiknya digunakan ketika memakan casu marzu untuk menjaga mata dari belatung yang melompat-lompat.Belatung tersebut dapat melompat setinggi enam inci dan mengenai bola mata bila tidak dilindungi.

Link Home